Harga Bawang Merah dan Cabai di Pati Turun Drastis, Pedagang Pasar Puri Catat Penurunan sejak Tiga Pekan Lalu

Penulis: Usman Harun  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:59:31 WIB
Pedagang Pasar Puri Pati mencatat penurunan harga bawang merah dan cabai sejak tiga pekan lalu.

PATI — Pedagang di Pasar Puri Pati mencatat penurunan harga bawang merah dan cabai merah hingga puluhan ribu rupiah per kilogram sejak tiga pekan lalu. Kondisi ini disebut mulai mendongkrak daya beli masyarakat yang kini berani membeli dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.

Siti Zulaikhah, salah satu pedagang di pasar tersebut, mengungkapkan harga bawang merah kini berada di kisaran Rp 40.000 per kilogram. Angka itu turun dari posisi sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 50.000 hingga Rp 60.000 per kilogram.

“Cabai, sayur, sayuran turun semua. Harga cabai Rp 35 ribuan, kalau sebelumnya sampai Rp 40 ribu – Rp 50 ribu. Bawang merah Rp 40 ribuan. Ada penurunan kalau Jumat (3/7/2026) kan Rp 50 ribu – Rp 60 ribu,” katanya.

Wortel dan Kentang Masih Mahal

Meski harga bawang dan cabai turun, tidak semua kebutuhan pokok mengalami nasib serupa. Siti menyebut harga wortel dan kentang justru masih relatif tinggi di pasaran.

“Yang masih mahal wortel dan kentang. Rp 17 ribu. Sebenarnya Rp 20 ribu. Tomat Rp 15 ribu sebelumnya sampai Rp 18 ribu,” ucapnya.

Menurut Siti, penurunan harga ini sudah berlangsung sejak tiga pekan lalu dan membuat pembeli mulai kembali ramai. “Pembeli tetap. Tapi pembeli belinya sekalian banyak daripada biasanya,” tambahnya.

Faktor Muharam Disebut Pengaruhi Harga

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Indyah Tri Astuti, mengungkapkan penurunan harga sembako ini berkaitan dengan faktor musiman. Menurutnya, bulan Muharam menjadi salah satu penyebab karena tradisi masyarakat Jawa yang cenderung mengurangi hajatan atau perayaan besar.

“Penyebabnya, bulan ini masih bulan Muharam. Di mana orang Jawa tidak ada yang punya hajat,” pungkasnya.

Penurunan harga kebutuhan pokok di Pati ini menjadi kabar baik bagi warga di tengah fluktuasi harga pangan nasional. Pemantauan harga di pasar tradisional akan terus dilakukan oleh Disdagperin Pati untuk memastikan stok dan harga tetap terkendali.

Reporter: Usman Harun
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top