JAWA TENGAH — Ofero tidak main-main dengan segmen motor listrik niaga ringan. Lewat Carria 1 yang diperkenalkan di PRJ 2026, merek ini ingin membidik pengguna dengan mobilitas harian tinggi—bukan sekadar pengendara harian ke kantor, tetapi mereka yang mengandalkan motor sebagai alat produksi.
“Kami melihat kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar menjadi alternatif transportasi, melainkan sudah berkembang menjadi instrumen produktivitas,” ujar Auditya Gunawan, Brand Department Ofero Indonesia, dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (5/7).
Dari sisi teknis, Ofero Carria 1 mengandalkan sistem baterai ganda (dual battery). Klaim jarak tempuhnya mencapai 130 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka ini cukup untuk operasional pengiriman dalam kota tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Kapasitas muatan menjadi salah satu nilai jual utama. Dengan kemampuan membawa beban hingga 200 kilogram, motor ini bisa diandalkan untuk distribusi barang skala kecil hingga menengah. Ofero menyebutnya sebagai solusi mobilitas bagi pelaku UMKM yang selama ini mengandalkan motor konvensional berbahan bakar fosil.
Ofero juga membekali Carria 1 dengan Traction Control System (TCS) untuk menjaga traksi di berbagai kondisi jalan. Fitur ini cukup jarang ditemukan di motor listrik segmen harga menengah. Selain itu, ada Automatic Repair System (ARS) yang diklaim mampu memulihkan kendaraan secara otomatis ketika terjadi kendala tertentu pada sistem kelistrikan.
Dari sisi keamanan, motor ini sudah dilengkapi alarm anti-maling dan sistem NFC keyless access. Dua fitur ini menjadi standar yang patut diapresiasi, mengingat motor listrik kerap menjadi sasaran pencurian baterai.
Peluncuran Carria 1 tidak lepas dari pertumbuhan e-commerce nasional. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), transaksi e-commerce pada 2024 mencapai Rp 1.200 triliun—naik 17 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun, baru 41,51 persen pelaku usaha yang memanfaatkan kendaraan niaga elektrik.
Pemerintah sendiri menargetkan 30 juta UMKM masuk ke ekosistem digital. Ofero ingin mengambil celah ini. “Melalui Carria 1, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat membantu pelaku UMKM, pengusaha lokal, kurir, hingga perusahaan logistik meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi produktivitas,” tambah Auditya.
Belum ada informasi resmi mengenai harga Ofero Carria 1. Namun, dengan spesifikasi yang ditawarkan, motor ini bakal bersaing langsung dengan motor listrik niaga lain seperti Gesits G1 dan Volta 401. Informasi lebih lanjut soal banderol dan ketersediaan unit di dealer kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat.