PATI — Pemerintah daerah, dunia usaha, dan warga Pati diminta bahu-membahu menerjemahkan semangat hari jadi ke-703 kabupaten ini ke dalam program kerja konkret. Seruan itu disampaikan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin saat menghadiri peluncuran logo hari jadi pada Minggu (12/7) lalu.
Ali menekankan, perayaan hari jadi kerap berhenti pada acara seremonial tanpa dampak jangka panjang. Ia mendorong agar tema "Sumunar Terang Mbangun Kemajengan" dijadikan gerakan kolektif yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
"Mudah-mudahan Pati ke depan aman, damai, tentram, dan sejahtera masyarakatnya. Kita berharap keadilan dan kemakmuran dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujarnya.
Menurut Ali, percepatan kemajuan daerah hanya bisa terwujud jika tiga pilar berjalan seiring: sinergi antarlembaga, inovasi kebijakan, serta semangat gotong royong warga. Ia meminta jajaran pemkab tidak bekerja sendiri, melainkan merangkul pelaku usaha dan komunitas.
"Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sinergi, lahirnya berbagai inovasi, serta terjaganya persatuan dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan," katanya.
Usia Kabupaten Pati yang genap 703 tahun dinilai sebagai waktu yang tepat untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan merumuskan prioritas baru. Ali berharap peringatan tahun ini menjadi titik tolak untuk mempercepat program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Peluncuran logo hari jadi sendiri menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan. DPRD berencana mengawal setiap agenda agar tidak kehilangan substansi.