Bagi penggemar otomotif sejati, Nurburgring Nordschleife adalah tanah suci. Namun, mengunjunginya sebagai penumpang di kursi depan Genesis G70 yang dikemudikan pembalap berpengalaman 15 tahun—itulah level pengalaman yang berbeda. Jerry Perez dari The Drive baru saja merasakannya langsung, dan ceritanya layak disimap.
Kesempatan itu datang saat Perez meliput debut Hypercar Genesis di ajang 24 Hours of Le Mans. Saat berbincang dengan tim Genesis, ia mengetahui layanan Ring Taxi yang dioperasikan pabrikan Korea itu di Nurburgring. Tanpa pikir panjang, ia menyetujui tawaran ride-along. Masalahnya, hari itu adalah Sabtu—hari terpadat dalam seminggu—dengan suhu udara 102 derajat Fahrenheit dan aspal mencapai 107 derajat.
Saat boom gate terangkat, sopir—seorang pria tua berjanggut putih dengan kacamata kuning—langsung tancap gas tanpa bicara. Dalam hitungan detik di lintasan lurus Döttinger Höhe, kecepatan sudah menyentuh 135 mph. "Dia tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat, meski beberapa tikungan sudah di depan mata," tulis Perez. Baru setelah melewati tikungan ketat sebelum garis start-finish, ia sadar betapa seriusnya pria itu.
Mobil yang digunakan adalah Genesis G70 3.3 Sport Prestige RWD—versi tertinggi dengan mesin 3.3-liter twin-turbo V6 bertenaga 368 hp dan torsi 376 lb-ft. Akselerasi 0-60 mph hanya 4,5 detik, top speed 167 mph. Tapi yang paling krusial di lintasan secepat ini adalah rem: cakram berventilasi 13,8 inci dari Brembo. Saat melaju 150 mph di seksi Kotenborn, sopir tiba-tiba bertanya, "Pertama kali?" Perez menjawab, "Ya, saya cuma main game sebelumnya." Sopir itu tertawa: "Di dunia nyata, kamu nggak bisa tekan reset."
Lap berlangsung sekitar 8-10 menit, namun intensitasnya luar biasa. AC mobil kewalahan melawan panas mesin dan udara kotor dari lalu lintas di sekitarnya. Perez nyaris muntah, untungnya ada kantong muntah di saku pintu. Setelah lap selesai, ia baru tahu bahwa sopirnya telah balapan di Nurburgring—termasuk balap 24 jam tahunan—selama 15 tahun. Di hari penuh seperti Sabtu itu, ia bisa menjalani 35 hingga 40 lap. "Saya pernah jadi penumpang Max Verstappen, Tom Kristensen, Ben Collins (The Stig), dan banyak lagi. Pengalaman ini masuk jajaran paling mendebarkan," kata Perez.
Genesis memberikan USB berisi rekaman onboard perjalanan itu. Namun, begitu sampai di rumah, Perez mendapati flash drive tersebut rusak. Ia hanya punya klip pendek dari iPhone yang diunggah di Instagram. Meski begitu, ia menegaskan bahwa video lap Nurburgring di YouTube tidak akan pernah bisa menggantikan sensasi langsung duduk di kursi penumpang G70 yang melesat 150 mph.
Bagi pembaca Indonesia yang berencana ke Jerman, layanan Ring Taxi Genesis ini patut dicoba. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui situs resmi Genesis. Namun, saran Perez: pastikan perut kosong dan jangan lupa minta rekaman onboard langsung di tempat—bukan via USB.