Pemprov Jateng Gelontorkan Rp 8,4 Miliar Perbaiki Longsor Jalan Kudus-Colo, Target Rampung 25 Desember 2026

Penulis: Vino Bastian  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 23:07:01 WIB

KUDUS — Proyek penanganan longsoran di jalur wisata religi Muria resmi bergulir. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati menargetkan pengerjaan fisik ruas jalan Kudus–Colo selesai tepat pada 25 Desember 2026, bertepatan dengan momentum libur akhir tahun.

Ketua Kelompok Kerja Jepara-Kudus BPJ Wilayah Pati, Parjo, menyatakan pekerjaan di lapangan sudah dimulai. Fokus utama tim adalah memastikan perbaikan berjalan sesuai jadwal demi keamanan pengguna jalan dan kelancaran arus transportasi menuju kawasan Colo.

“Pekerjaan fisik sudah berjalan di lapangan. Kami fokus menyelesaikan penanganan ini tepat waktu demi kenyamanan masyarakat, terutama menjelang libur akhir tahun,” ujar Parjo saat dihubungi baru-baru ini.

Kerusakan Sepanjang 66 Meter di KM 68+710

Berdasarkan data teknis, titik perbaikan berada di Ruas Kudus-Colo KM. Smg. 68+710, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Panjang penanganan kerusakan jalan akibat longsor mencapai 0,066 kilometer atau sekitar 66 meter.

Sebelumnya, petugas gabungan yang terdiri dari konsultan, pengawas, dan kontraktor telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengukuran dan persiapan teknis. Kerusakan yang ditemukan meliputi badan jalan yang ambles serta runtuhnya dinding penahan tanah (DPT).

Parjo menegaskan, penanganan tidak bisa dilakukan dengan struktur biasa. “Kerusakan sebelumnya meliputi badan jalan yang ambles serta runtuhnya dinding penahan tanah. Jika dipasang struktur biasa tidak akan kuat, makanya dilakukan rehabilitasi total,” jelasnya.

Nilai Kontrak Rp 8,46 Miliar dan Sistem Mini Kompetisi

Proyek ini dikerjakan melalui sistem Mini Kompetisi dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp 8.510.634.000 dengan Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 8.510.620.962.

Setelah melalui proses seleksi ketat, kontrak kerja disepakati dengan nilai Rp 8.467.991.000. Pengerjaan proyek dipercayakan kepada CV. Tri Jasa Tehnik selaku kontraktor pelaksana.

Untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar, pengawasan melekat dilakukan oleh PT. Matrix Jaya Engineering KSO CV. Mulya Hafar Konsultan sebagai tim pengawas independen.

Imbauan untuk Peziarah dan Pengguna Jalan

Lokasi pekerjaan berada di jalur pegunungan yang rawan dan padat lalu lintas. Masyarakat serta peziarah yang hendak menuju Makam Sunan Muria diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas di sekitar area proyek.

Pihak BPJ Wilayah Pati meminta kontraktor dan konsultan memanfaatkan kondisi cuaca yang sedang mendukung untuk mengeksplorasi lapangan. Percepatan pengerjaan menjadi instruksi utama agar risiko bencana susulan di jalur tersebut dapat diminimalkan.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: jatengpos.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top