Land Rover Recall 1 Range Rover Sport dan 1.073 Unit SV karena Subframe Retak

Penulis: Yanto Prasetya  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:20:31 WIB
Land Rover menarik satu unit Range Rover Sport 2026 di AS karena cacat papan sirkuit PCM.

JAWA TENGAH — Land Rover menarik kembali satu unit Range Rover Sport 2026 di Amerika Serikat karena papan sirkuit PCM yang berpotensi cacat dan bisa mematikan mesin tanpa peringatan. Dalam recall terpisah, 1.073 unit Range Rover Sport SV model tahun 2024–2026 ditarik karena subframe belakang sudah retak sejak keluar pabrik. Pemilik kendaraan terdampak akan mendapat penggantian komponen gratis, dengan pemberitahuan resmi dikirim mulai 20 November.

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) menerima laporan recall sukarela dari Land Rover atas satu unit Range Rover Sport 2026 yang dirakit pada 16 Februari 2026. Recall tunggal ini tercatat sebagai satu dari lima recall aktif untuk Range Rover Sport model tahun 2026 di pasar Amerika.

Recall kedua skalanya jauh lebih besar. Sebanyak 1.073 unit Range Rover Sport SV model tahun 2024 hingga 2026 ditarik karena meninggalkan lini produksi dengan retakan pada subframe belakang.

Papan Sirkuit PCM Cacat Bisa Matikan Mesin Tanpa Peringatan

Cacat yang memicu recall satu unit tersebut berasal dari papan sirkuit di dalam Powertrain Control Module (PCM) yang berpotensi mengalami deformasi. Menurut laporan recall NHTSA, kondisi itu "dapat menimbulkan berbagai efek termasuk mesin mati tanpa peringatan sebelumnya."

Pemasok modul PCM menemukan sejumlah kecil unit dengan "parameter produksi yang tidak normal." Investigasi lanjutan mengungkap empat kendaraan bermasalah sudah sampai ke tangan konsumen. Laporan tidak menjelaskan mengapa hanya satu dari empat unit itu yang masuk daftar recall.

Pemilik satu-satunya unit yang ditarik akan mendapat penggantian PCM secara gratis.

Subframe Belakang Retak Sejak di Pabrik

Masalah pada 1.073 unit Range Rover Sport SV berbeda. Sebagian kendaraan terkonfirmasi meninggalkan pabrik dengan retakan yang terlihat pada subframe belakang. Sejumlah kasus lain tidak bisa dipastikan atau dibantah karena kesalahan penyimpanan data di sistem produksi.

Land Rover memperkirakan 100 persen unit yang ditarik mengalami cacat tersebut, berdasarkan laporan recall NHTSA. Dampak retakan ini terhadap perilaku kendaraan belum dijelaskan secara rinci.

Jaguar Land Rover (JLR) akan memeriksa seluruh unit terdampak dan mengganti subframe pada kendaraan yang terbukti retak. Penggantian dilakukan tanpa biaya, atau melalui skema penggantian biaya bagi pemilik yang sudah memperbaikinya lebih dulu.

Jadwal Pemberitahuan dan Cara Cek Unit Terdampak

Dealer akan menerima pemberitahuan pada pekan depan, sementara pemilik kendaraan baru dihubungi pada 20 November. Pemilik Range Rover Sport SV maupun Range Rover Sport 2026 bisa mengecek status recall kendaraannya melalui alat pencarian VIN milik NHTSA.

Recall ini menambah daftar panjang masalah keandalan yang membayangi model-model JLR di pasar Amerika. Bagi pemilik di Indonesia, langkah serupa biasanya mengikuti kebijakan global ATPM, meski cakupan dan jadwalnya bisa berbeda tergantung unit yang masuk secara resmi.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top