Pencarian

86 Kepala Sekolah Ma'arif Kebumen Ikuti Rakerdin, 52 MI hingga 9 SMK Konsolidasi Pendidikan

Selasa, 06 Oktober 2026 • 17:16:01 WIB
86 Kepala Sekolah Ma'arif Kebumen Ikuti Rakerdin, 52 MI hingga 9 SMK Konsolidasi Pendidikan
Kepala sekolah dan madrasah mengikuti Rakerdin LP Ma'arif NU Kabupaten Kebumen di SMK Ma'arif 1 Kebumen, Selasa (6/10/2026).

KEBUMEN — Rapat Kerja Dinas LP Ma'arif NU Kabupaten Kebumen diikuti 86 kepala sekolah dan madrasah dari berbagai jenjang. Komposisi peserta terdiri atas 52 Madrasah Ibtidaiyah, satu Sekolah Dasar, 15 Madrasah Tsanawiyah, empat SMP, empat Madrasah Aliyah, dan sembilan SMK.

Kegiatan berlangsung di Ruang Cinema SMK Ma'arif 1 Kebumen, Selasa (6/10/2026). Selain Rakerdin, agenda mencakup seminar pendidikan dan pelantikan pengurus Kelompok Kerja Madrasah dan Sekolah untuk tiga tingkatan.

Rois Syuriah PCNU Kebumen Buka Rakerdin

Acara dibuka secara resmi oleh Rois Syuriah PCNU Kebumen, KH. Afifuddin bin Chanif al-Hasani. Ia memberikan pembinaan dan arahan kepada para peserta sebagai bagian dari penguatan komitmen lembaga pendidikan Ma'arif.

Setelah pembukaan, dilaksanakan pelantikan pengurus KKM untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/SMK/MA. Peserta juga menerima sosialisasi Standar Operasional Prosedur LP Ma'arif yang mencakup tata cara pemilihan kepala sekolah, kerja sama kelembagaan, hingga pengelolaan komite.

Ketua LP Ma'arif: Konsolidasi Bukan Sekadar Tema

Ketua LP Ma'arif NU Kabupaten Kebumen, Dr. H. Mustolih, M.Pd.I., menyebut Rakerdin sebagai momentum memperkuat konsolidasi dan menyatukan visi seluruh sekolah dan madrasah Ma'arif.

"Tema kita hari ini yaitu konsolidasi kelembagaan untuk membangun peradaban. Ini bukan sekadar tema, tetapi impian dan tujuan LP Ma'arif NU Kebumen. Dengan konsolidasi organisasi, insyaallah kita bisa membangun peradaban," ujarnya.

Mustolih menegaskan peran Ma'arif tidak boleh berhenti pada urusan administratif dan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Sekolah dan madrasah Ma'arif harus mampu memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

"Ma'arif harus bisa hadir sebagai pendidik, menjadi pusat keilmuan, menjadi benteng sakofah Islamiyah, dan pada akhirnya Ma'arif menjadi pusat peradaban," katanya.

Evaluasi Kepercayaan Masyarakat hingga Jumlah Siswa

Untuk mencapai tujuan tersebut, Mustolih meminta setiap satuan pendidikan mengevaluasi capaian secara berkala. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian di antaranya tingkat kepercayaan masyarakat, perkembangan jumlah siswa, peningkatan kualitas guru, serta prestasi akademik dan nonakademik.

"Jangan takut mengakui kekurangan. Justru organisasi yang besar adalah organisasi yang senantiasa melaksanakan evaluasi. Kita tidak boleh puas hanya menjadi sekolah yang berjalan apa adanya. Kita punya target yaitu sekolah dan madrasah Ma'arif tumbuh, unggul, dan dipercaya menjadi pilihan masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan, upaya membangun sekolah unggul harus dilakukan menyeluruh. Tidak hanya dari sisi hasil belajar siswa, tetapi juga mencakup tata kelola lembaga, kualitas tenaga pendidik, proses pembelajaran, prestasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan inovasi.

Penguatan Sakofah Islamiyah dan Branding Sekolah

LP Ma'arif NU Kebumen juga terus mendorong penguatan sakofah Islamiyah di lingkungan sekolah dan madrasah. Pendidikan diharapkan tidak hanya berorientasi pada kelulusan siswa, tetapi juga membentuk generasi berkarakter, berwawasan keilmuan, dan peduli kontribusi bagi masyarakat.

Dalam pengembangan masing-masing satuan pendidikan, Mustolih mengajak para kepala sekolah dan madrasah menemukan serta mengembangkan keunggulan yang menjadi ciri khas lembaganya.

"Masing-masing sekolah harus mengemas keunggulan yang dimiliki dan dipublikasikan atau di-branding agar bisa membawa manfaat dan memajukan sekolah mereka," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Seminar Pendidikan bersama Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen sekaligus Rektor Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., sebagai narasumber.

Follow www.jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kebumen24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks