JAWA TENGAH — Justin Hubner melancarkan sindiran balik kepada gelandang Vietnam, Nguyen Hai Long, setelah Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia memastikan gelar usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2, menyusul hasil imbang 2-2 selama 120 menit di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Selebrasi Hubner berlangsung tepat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya drama adu penalti. Bek kelahiran Belanda itu menunjuk patch kompetisi di lengan jersey Indonesia, gestur yang identik dengan apa yang pernah dilakukan Hai Long kepada timnya sendiri.
Gestur itu bukan tanpa konteks. Hai Long sebelumnya melakukan selebrasi serupa ketika Vietnam menang 3-0 atas Indonesia di Grup A, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Saat itu ia menunjuk patch emas di lengannya yang menandai status Vietnam sebagai juara bertahan, lalu menulis pertanyaan "Siapa rajanya?" di media sosial.
Perseteruan yang Berlanjut di Media Sosial
Seusai laga grup tersebut, perseteruan keduanya pecah di kolom komentar media sosial. Hubner menyatakan Indonesia akan membalas Vietnam dalam pertandingan resmi. Pernyataan itu ditanggapi pemain naturalisasi Vietnam, Do Hoang Hen, yang meminta Hubner tidak terlalu banyak berbicara.
Hai Long kembali merespons pernyataan Hubner soal "raja" dengan emoji tertawa. Namun kedua negara tidak berjumpa sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026, sehingga balasan Hubner baru terwujud setelah Indonesia mengangkat trofi.
Media Vietnam Sebut Aksi Hubner sebagai Balas Dendam
Media Vietnam turut menyoroti selebrasi Hubner. Vietnam VN menyebut aksi pemain berusia muda itu sebagai bentuk "balas dendam" terhadap Hai Long.
Vietnam sendiri gagal mencapai final setelah kalah dari Thailand, dan kembali menelan kekalahan 0-1 dari Malaysia dalam perebutan tempat ketiga.
Kram Otot di Menit 101 Tidak Kurangi Kontribusi Hubner
Hubner menjadi starter dalam empat pertandingan Indonesia di turnamen ini. Di laga final, ia harus ditarik keluar pada menit ke-101 karena mengalami kram otot di kakinya.
Meski begitu, gelandang tersebut tetap menyoroti semangat juang skuad Indonesia sepanjang pertandingan.
"Jika Anda melihat bagaimana kami bangkit, bagaimana kami bertahan dalam pertandingan ini, tim ini benar-benar luar biasa," kata Hubner.
Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi penutup perjalanan panjang Indonesia di turnamen tersebut, sekaligus membungkam pernyataan-pernyataan yang sempat dilontarkan kubu Vietnam sebelum kedua tim sempat bertemu di lapangan.