KEBUMEN — Dwi Alifian, warga Desa Jabres, menyebut sungai di depan rumahnya sudah tidak mengalirkan air selama sekitar dua bulan. Sumur di kawasan itu juga hanya mengeluarkan air sedikit dan lambat, jauh berbeda dari kondisi biasanya.
Warga kini menunggu setiap pagi agar stok air sumur terkumpul cukup untuk dipakai sehari-hari. Air sumur diprioritaskan untuk mandi dan membersihkan rumah, sementara kebutuhan memasak dipenuhi dengan membeli air galon isi ulang dari tetangga.
Dasar Sungai Retak, Sumur Kehilangan Debit
Kondisi dasar sungai berubah drastis. Lumpur yang biasanya basah telah mengering dan retak-retak, tanpa aliran air yang tersisa di sepanjang dasar sungai.
Bersamaan dengan itu, sumur warga kehilangan debit. Air masih bisa diperoleh, tetapi jumlahnya terbatas dan butuh waktu untuk kembali terkumpul.
"Udah dua bulanan sungai depan rumah nggak ada airnya, sumur juga keluar airnya sedikit dan pelan. Biasanya bisa setiap waktu diambil airnya, sekarang harus nunggu setiap pagi biar stoknya lumayan mencukupi," kata Alif, Selasa (6/10/2026).
Air Sumur Keruh, Warga Beralih ke Galon Isi Ulang
Alif mengandalkan air sumur seadanya untuk mandi dan bersih-bersih. Pemakaian pun harus diirit karena stok terbatas.
Untuk keperluan masak, ia memilih membeli air galon isi ulang di tetangga. Air sumur dinilai terlalu keruh dan tidak layak dipakai untuk konsumsi.
"Kalau buat mandi atau bersih-bersih pakai air sumur yang stoknya seadanya, jadi harus irit. Kalau untuk keperluan masak harus beli galon isi ulang di tetangga, soalnya kalau pakai air sumur terlalu keruh dan tidak bersih saya rasa," ujarnya.
Kekeringan Kali Ini Terasa Beda
Alif menyebut kekurangan air bersih yang dialami warga Desa Jabres tahun ini terasa lebih parah dibanding kondisi yang biasa terjadi. Kawasan tersebut selama ini tidak terlalu identik dengan persoalan kekeringan.
Warga berharap pemerintah dan dinas terkait menaruh perhatian pada kondisi tersebut. Persoalan air bersih di pinggiran Kota Kebumen kini menjadi pengalaman yang cukup berbeda bagi warga Desa Jabres.