SEMARANG — Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin Jawa Tengah dan civitas akademika Universitas Diponegoro. KH Muhammad Adnan dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang sekaligus dosen senior di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip.
Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidillah, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sosok ulama yang konsisten mengabdi untuk umat dan dunia pendidikan.
"Keluarga besar NU Jateng sangat kehilangan atas berpulangnya almarhum. Doa kami agar seluruh kebaikan yang telah almarhum lakukan, baik saat mengemban amanah di PWNU Jateng maupun dalam membimbing santri di Pondok Pesantren Kebangsaan, dapat terus kami lanjutkan," ujar KH Ubaidillah, Kamis (8/10/2026).
Dari Penjabat Ketua hingga Dua Periode Memimpin PWNU Jateng
KH Ubaidillah mengenang almarhum yang mengawali kepemimpinannya di PWNU Jateng sebagai Penjabat (Pj) Ketua. Saat itu, ia menggantikan KH Achmad yang dilantik sebagai Wakil Gubernur Jateng.
Dedikasi dan kepemimpinannya membawa KH Muhammad Adnan terpilih sebagai Ketua PWNU Jateng selama dua periode. Amanah itu diraih melalui Konferwil 2003 dan 2008.
Dikenang sebagai Ilmuwan Lengkap di FISIP Undip
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam di lingkungan kampus. Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono, mengenang sosok almarhum sebagai figur akademisi yang lengkap karena menguasai ilmu pemerintahan, politik, sekaligus keilmuan agama secara mendalam.
"Pak KH Muhammad Adnan adalah ilmuwan yang lengkap dan dosen yang sangat kompeten. Beliau tidak hanya ahli di bidang ilmu politik dan pemerintahan, tetapi juga seorang ulama yang menjadi panutan bagi keluarga besar FISIP Undip," kata Teguh.
Meski telah memasuki masa purnatugas, almarhum tetap memiliki semangat tinggi dalam mengajar dan membimbing para mahasiswa hingga akhir hayatnya.
"Kiprah beliau sangat besar, baik di tingkat daerah maupun nasional. Beliau sosok yang terus memberi manfaat bagi generasi muda. Semoga almarhum husnul khatimah," pungkasnya.
Dimakamkan di Kompleks Ponpes Kebangsaan Tembalang
Jenazah almarhum disemayamkan di kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan, Jalan Mulawarman Timur, Tembalang, Kota Semarang. Proses pemakaman berlangsung Kamis (8/10/2026) pukul 10.00 WIB.