SEMARANG — Pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Jawa Tengah kali ini terbilang masif. Selain mengisi kursi Kapolresta Batang, mutasi yang diteken berdasarkan Surat Perintah Kapolda Jateng tertanggal 27 Juli 2026 ini juga menyentuh 6 jabatan Pejabat Utama (PJU) dan 15 posisi Kapolres/Kapolresta lainnya di wilayah hukum Polda Jateng.
Kombes Pol Warsono bukan satu-satunya wajah baru di jajaran kepolisian resor. Sejumlah nama besar juga turut bergeser, seperti Kombes Pol Ari Cahya Nugraha yang kini dipercaya memimpin Polresta Klaten dan AKBP Aruma Chandra De yang mengisi kursi Kapolres Banjarnegara.
Rotasi ini tidak hanya terjadi di tingkat Polres, tetapi juga di tingkat Polda. Enam direktorat dan biro mengalami pergantian pucuk pimpinan, antara lain:
Menariknya, mutasi ini membentuk pola estafet kepemimpinan yang beruntun di beberapa daerah. Misalnya, Kombes Pol Jaka Wahyudi yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pati kini naik jabatan menjadi Dirpamobvit Polda Jateng. Posisinya di Pati digantikan oleh Kombes Pol Sigit.
Pola serupa juga terjadi di Semarang Raya. AKBP Ratna Quratul Ainy yang semula memimpin Polres Semarang dipindahkan ke Polres Kendal, sementara posisinya diisi oleh AKBP Heru Dwi Purnomo yang sebelumnya bertugas di Polres Kudus. Kudus sendiri kini dipimpin AKBP Wahyu Sulistyo, yang sebelumnya menjabat Kapolres Wonogiri.
Berikut daftar lengkap pergeseran Kapolres/Kapolresta lainnya:
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa mutasi ini merupakan mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilakukan Polri. Hal ini bertujuan untuk pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, sekaligus penyegaran guna mendukung tugas kepolisian yang semakin profesional.
"Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat," ujar Kombes Pol Yuliyanto dalam keterangannya.
Prosesi Sertijab sendiri berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan surat perintah, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan pakta integritas. Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan elemen masyarakat demi menjaga kondusivitas kamtibmas di Jawa Tengah.