Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,603 Juta per Gram, Rekor Tertinggi Masih Jauh di Rp3,168 Juta

Penulis: Usman Harun  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27:17 WIB
Harga jual emas batangan Antam stagnan di level Rp2,603 juta per gram pada perdagangan hari ini.

JAWA TENGAH — Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga tidak bergerak dari posisi Rp2,368 juta per gram. Padahal, pada perdagangan Sabtu (1/8), harga jual kembali emas tersebut sempat terpangkas lebih dalam hingga Rp30.000 per gram.

Stagnasi harga ini terjadi di tengah fluktuasi pasar logam mulia global yang masih dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Untuk konteks, harga emas Antam sempat menyentuh titik terendahnya dalam beberapa pekan terakhir sebelum akhirnya stabil di level psikologis Rp2,6 jutaan.

Rincian Harga Emas Antam per Unit Berat

Berikut adalah daftar lengkap harga emas batangan Antam yang berlaku pada Minggu pagi ini, mulai dari ukuran terkecil hingga yang terbesar:

  • Emas Antam 0,5 gram: Rp1.351.500
  • Emas Antam 1 gram: Rp2.603.000
  • Emas Antam 2 gram: Rp5.146.000
  • Emas Antam 3 gram: Rp7.694.000
  • Emas Antam 5 gram: Rp12.790.000
  • Emas Antam 10 gram: Rp25.525.000
  • Emas Antam 25 gram: Rp63.687.000
  • Emas Antam 50 gram: Rp127.295.000
  • Emas Antam 100 gram: Rp254.512.000
  • Emas Antam 250 gram: Rp636.015.000
  • Emas Antam 500 gram: Rp1.271.820.000
  • Emas Antam 1.000 gram: Rp2.543.600.000

Jarak ke Rekor Tertinggi dan Proyeksi Pergerakan

Data historis menunjukkan volatilitas harga emas Antam cukup tinggi dalam enam bulan terakhir. Puncaknya terjadi pada akhir Januari 2026 ketika harga menembus Rp3,168 juta per gram, level yang belum pernah tercapai sebelumnya. Namun, koreksi tajam yang terjadi setelahnya membuat harga saat ini berada di zona diskon signifikan bagi investor yang ingin akumulasi.

Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp235.000 per gram. Spread ini merupakan komponen biaya yang harus diperhitungkan investor ketika melakukan transaksi jual-beli emas batangan, karena akan mengurangi potensi keuntungan riil saat likuidasi aset.

Pergerakan harga emas Antam kerap menjadi indikator sentimen investor ritel terhadap aset safe haven. Stagnasi selama dua hari berturut-turut ini mengindikasikan pasar sedang menunggu katalis baru, baik dari data inflasi AS maupun keputusan suku bunga acuan domestik yang dijadwalkan rilis dalam pekan-pekan mendatang.

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas fisik, harga buyback yang stabil justru bisa menjadi sinyal untuk melakukan transaksi. Namun, analis menyarankan investor tetap mencermati pergerakan nilai tukar rupiah, karena fluktuasi kurs dollar AS terhadap rupiah secara langsung memengaruhi harga emas Antam yang dipatok dalam mata uang lokal.

Reporter: Usman Harun
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top