BREBES — Warga Dusun Cipanas, Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, terpaksa mengantre dengan membawa berbagai wadah untuk menampung air bersih yang didistribusikan di titik pembagian. Bantuan tersebut menyasar 250 KK atau 319 jiwa yang terdampak berkurangnya pasokan air bersih selama musim kemarau.
Penyaluran air bersih dilakukan menggunakan satu unit mobil tangki milik BPBD Bumiayu. Kegiatan dipimpin langsung Danramil 11/Paguyangan, Kapten Arm Sukirno, bersama anggota Koramil serta melibatkan aparat TNI, pemerintah desa, dan BPBD agar pendistribusian berjalan tertib dan merata.
Kepala Desa Kedungoleng, Tasir, menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0713/Brebes, Koramil 11/Paguyangan, dan BPBD Bumiayu atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, kemarau yang berlangsung beberapa waktu terakhir menyebabkan debit sejumlah sumber mata air menurun, sehingga warga membutuhkan tambahan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Danramil 11/Paguyangan, Kapten Arm Sukirno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan. "Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Koramil akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD apabila kebutuhan masyarakat masih terus meningkat," ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan air, personel Koramil 11/Paguyangan juga memantau kondisi wilayah dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan kekeringan berjalan optimal dan tidak ada warga yang terlewat dari pendataan.
Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, menegaskan kegiatan dropping air bersih merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan. Pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Distribusi air bersih di Dusun Cipanas menjadi salah satu respons cepat atas laporan warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Warga setempat berharap bantuan serupa dapat rutin dilakukan mengingat puncak kemarau diprediksi masih berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.