WONOGIRI — Kebakaran melanda rumah milik Mariyanto, warga RT 02 RW 10, Dusun Sampang, Desa Minggarharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, pada Selasa (7/7/2026). Api diduga berasal dari kompor yang masih menyala saat pemilik rumah pergi ke ladang, sehingga dengan cepat membesar dan melalap bangunan.
Kronologi: Laporan Masuk Pukul 10.00 WIB, Damkar Langsung Bergerak
Markas Komando Damkar Wonogiri menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.00 WIB dari seorang pelapor bernama Aris. Laporan dengan kode 65—kode khusus untuk kebakaran rumah—itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Tim dipimpin Komandan Regu Suswanto bersama lima personel lainnya tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman. Proses ini didukung oleh aparat Polres setempat, personel TNI, dan warga sekitar yang bahu-membahu mencegah api merembet ke bangunan lain.
Kerugian Materi dan Upaya Pendinginan
Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, mewakili Kepala Bidang Damkar Wonogiri Joko Prayitno dan Kepala Satpol PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo, menyatakan penanganan berlangsung sesuai prosedur. “Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor yang masih menyala karena lupa dimatikan saat pemilik rumah berangkat ke ladang,” jelas Sriyanto.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Enam Personel Damkar Diterjunkan
Seluruh personel yang terlibat dalam operasi pemadaman terdiri dari Suswanto, Prihantoro Havid P., Anton Tri Wibowo, Anjar Teguh P., Ervin Ikhsan Purnama, dan Ronny Seftyanto. Mereka kembali ke Markas Komando Damkar Wonogiri setelah situasi dinyatakan aman.
“Pemadaman api dan pendinginan berjalan lancar, aman, dan terkendali,” tulis Damkar Wonogiri dalam laporan resminya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar karena rumah milik Mariyanto ludes terbakar.