SEMARANG — Perusahaan tambang galian C, PT Mitra Anugerah Bumi Agung, memilih mengecor beton di 18 titik jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Langkah ini diambil karena aktivitas angkutan material masih berlangsung, sehingga aspal dinilai tidak cukup kuat.
Pengecoran Beton untuk Daya Tahan Lebih Lama
Direktur Utama PT Mitra Anugerah Bumi Agung, Punadi, mengatakan perbaikan dilakukan di ruas jalan dari Dusun Banyu Urip, Desa Delik, hingga Dusun Karanglo, Desa Bringin. Pengerjaan rampung sebelum batas waktu 12 Juli 2026 sesuai kesepakatan dengan warga dan DPRD.
“Kami sudah melaksanakan perbaikan jalan sebelum batas waktu 12 Juli 2026. Sebagaimana hasil kesepakatan saat audiensi,” ujar Punadi saat dikonfirmasi di Desa Delik, Sabtu (10/7/2026).
Ia menjelaskan, perusahaan awalnya berencana menggunakan material aspal. Namun, karena truk pengangkut tambang masih melintas, pengecoran beton dipilih agar lebih kuat dan punya daya tahan lebih lama.
Komitmen Lain: Batasi Jam Operasional dan Siram Jalan
Selain memperbaiki jalan, perusahaan juga mulai menjalankan sejumlah komitmen hasil audiensi. Di antaranya membatasi jam operasional truk pengangkut, menyiram jalan secara rutin untuk menekan debu, serta mewajibkan penutupan muatan tanah menggunakan terpal.
“Kami berkomitmen bertanggung jawab terhadap dampak yang timbul dari aktivitas penambangan sesuai arahan Komisi C DPRD Kabupaten Semarang,” tegas Punadi.
Warga: Risiko Kecelakaan Berkurang, Tapi Berharap Tambang Segera Berakhir
Sutarno, warga Dusun Banyu Urip, membenarkan bahwa perbaikan di 18 titik telah sesuai harapan. Menurutnya, kondisi jalan yang mulus kini mengurangi risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Namun, ia berharap aktivitas penambangan segera selesai. Dusun Banyu Urip tengah dipersiapkan menjadi desa wisata dengan potensi religi Gua Maria Rosa Mystika dan pengembangan kawasan Basudewa (Banyu Urip Susukan Desa Wisata).
“Harapannya, setelah aktivitas tambang selesai, pengembangan desa wisata bisa berjalan lebih optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.