PEKALONGAN — Kota Pekalongan tak hanya dikenal sebagai kota batik. Kini, pemerintah setempat mulai serius mengarahkan anak muda pada sektor pertanian dengan pendekatan teknologi. Melon premium varietas Kirana dan Dalmatian menjadi primadona dalam program ini.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab mengatakan, hasil panen dari green house percontohan sudah terbukti manis dan berkualitas. "Hasil panennya sangat baik, manis, dan berkualitas. Inovasi seperti ini perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara produktif," katanya di Pekalongan, Kamis.
Delapan Lokasi Green House Bakal Direplikasi
Pemkot Pekalongan berkolaborasi dengan Kemitraan Indonesia untuk memperluas jangkauan program. Rencananya, green house akan dikembangkan di delapan lokasi berbeda. Langkah ini tak hanya bertujuan meningkatkan produksi hortikultura, tetapi juga menjadi media edukasi warga.
"Pengembangan green house di berbagai lokasi tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi hortikultura tetapi juga menjadi media edukasi agar masyarakat semakin tertarik menerapkan teknologi pertanian modern di lingkungan masing-masing," ujar Balgis.
Teknologi Modern: dari Nutrisi hingga Suhu Otomatis
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan Lili Sulistyawati menjelaskan, budi daya melon premium ini menggunakan teknologi modern. Mulai dari pencampuran nutrisi, sistem penyiraman otomatis, hingga pengaturan suhu di dalam rumah kaca.
Melon varietas Kirana dan Dalmatian dipilih karena memiliki masa panen relatif singkat, yakni sekitar 55 hari. Tingkat kemanisannya mencapai 16 brix berdasarkan pengukuran menggunakan refraktometer.
Pelatihan Intensif untuk Calon Pengelola
Seluruh calon pengelola green house telah menjalani pelatihan intensif sebelum program berjalan. Pelatihan digelar bersama Kemitraan, CV Tunas Agro, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Materi pelatihan mencakup teknik pembibitan, pemeliharaan tanaman, pengendalian budidaya, hingga penyusunan standar operasional prosedur (SOP). "Green house ini menjadi demplot edukasi bagi masyarakat. Alhamdulillah, konsep ini sudah direspons oleh mitra dan akan direplikasi di delapan lokasi," kata Lili.
Target: Generasi Muda Lebih Tertarik pada Pertanian
Pemkot berharap budi daya melon berbasis rumah kaca ini bisa semakin diminati masyarakat, terutama generasi muda. Pertanian modern dinilai bisa menjadi alternatif lapangan kerja yang menjanjikan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.