Pencarian

93 Ribu Warga 3 Kecamatan di Pemalang Terdampak Kekeringan, Pemkab Kebut Dropping Air ke 4 Desa

Senin, 10 Agustus 2026 • 23:17:31 WIB
93 Ribu Warga 3 Kecamatan di Pemalang Terdampak Kekeringan, Pemkab Kebut Dropping Air ke 4 Desa
Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, meninjau penyaluran air bersih di Desa Batursari, Kecamatan Pulosari.

PEMALANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, bersama istri, Sri Indah Lestari, turun langsung memantau penyaluran air bersih di Desa Batursari, Kecamatan Pulosari. Kedatangan orang nomor satu di Pemalang itu disambut antrean warga yang membawa jeriken dan ember untuk mengisi kebutuhan air harian mereka.

Operasi distribusi air bersih ini melibatkan delapan armada tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Baznas. Setiap armada mengangkut 5.000 liter air untuk didistribusikan ke enam titik rawan yang tersebar di sejumlah RT/RW.

Baru Separuh Warga yang Terjangkau Bantuan Air

Nurkholes mengakui kapasitas distribusi yang ada saat ini belum mampu menutupi seluruh kebutuhan warga. Dari total 93 ribu jiwa yang terdampak di tiga kecamatan, baru sekitar 45 ribu jiwa yang berhasil dijangkau bantuan air bersih.

"Selama hampir dua bulan ini dropping air terus kami lakukan dan diperkirakan kebutuhan tersebut masih berlangsung hingga September. Dari pemetaan, kami hitung masih ada sekitar separuh warga yang belum terjangkau, sehingga diperlukan tambahan dukungan dari berbagai elemen," ujarnya di sela-sela peninjauan.

Kondisi ini diperparah dengan prediksi puncak kemarau yang masih akan berlangsung panjang. Nurkholes menegaskan, penanganan kekeringan tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah semata.

"Mengingat kondisi kemarau diperkirakan masih cukup panjang, diperlukan kepedulian dan gotong royong dari semua pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan," tegasnya.

3,5 Juta Liter Air Telah Disalurkan Sejak Juni

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, memaparkan data operasional penanganan kekeringan dalam tiga bulan terakhir. Rata-rata per hari, BPBD bersama mitra melakukan dropping sekitar 125 ribu liter air bersih ke lokasi-lokasi yang mengalami krisis air.

"Selama kurang lebih tiga bulan kita dalam kondisi kekeringan panjang. Kolaborasi dengan PMI, Baznas, dan PDAM sampai hari ini sudah menyuplai sekitar 3,5 juta liter lebih air sejak bulan Juni," ungkap Agus.

Dalam kesempatan itu, secara simbolis Nurkholes juga menyerahkan bantuan berupa toren air dan kotak PMI kepada perwakilan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga menyimpan cadangan air bersih di rumah masing-masing.

BPBD Buka Posko Donasi Air Bersih

Melihat masih banyaknya warga yang belum terjangkau, BPBD Kabupaten Pemalang membuka lebar peluang bagi relawan dan pihak swasta yang ingin berkontribusi. Pihaknya telah menyiapkan posko dan jalur koordinasi untuk memudahkan proses donasi air bersih.

"Bagi yang ingin menyumbang air, bisa melalui Kantor BPBD Pemalang melalui Pusdalops atau ke posko yang ada di masing-masing kecamatan," pungkas Agus.

Sebelumnya, penyaluran air bersih secara serentak ini merupakan tindak lanjut dari pemetaan kebutuhan yang menunjukkan tiga kecamatan di Kabupaten Pemalang mengalami kelangkaan air hampir tiga bulan terakhir. Empat desa di Kecamatan Pulosari menjadi prioritas utama karena berada di zona merah kekeringan.

Follow www.jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks