Pencarian

Lucas Herbert Samai Rekor The Open Usai Catat 62 Pukulan, Satu Bogey Hapus Sejarah

Sabtu, 18 Juli 2026 • 03:17:01 WIB
Lucas Herbert Samai Rekor The Open Usai Catat 62 Pukulan, Satu Bogey Hapus Sejarah
Lucas Herbert mencatatkan 62 pukulan pada putaran kedua The Open Championship 2025 di Royal Birkdale, menyamai rekor putaran terendah di turnamen mayor pria.

JAWA TENGAH — Putaran kedua The Open Championship 2025 menjadi panggung bagi Lucas Herbert. Pegolf berusia 30 tahun itu tampil luar biasa dengan delapan birdie tanpa bogey sepanjang 17 hole pertama.

Namun, satu bogey di hole terakhir membuatnya gagal mencetak 61 pukulan — angka yang belum pernah diraih pegolf mana pun di turnamen mayor pria. Skor akhir 62 tetap menyamai rekor putaran terendah di ajang major.

Roller Coaster Emosi di 18 Hole Terakhir

Herbert mengaku mengalami gejolak emosi setelah putaran fenomenalnya. Ia nyaris mencetak sejarah dengan sembilan under par melalui 17 hole sebelum bogey di hole ke-18.

"Saya merasakan semua emosi," ujar Herbert kepada media di Royal Birkdale. "Senang bisa bermain sangat baik, tapi kecewa karena satu pukulan terakhir menghapus peluang mencetak rekor."

62 Pukulan: Rekor yang Hanya Tersamai

Skor 62 di turnamen mayor pria merupakan angka langka. Hanya segelintir pegolf yang pernah mencapainya, dan Herbert kini bergabung dalam daftar elit tersebut.

Yang membuat pencapaian ini istimewa adalah konsistensi Herbert sepanjang putaran. Ia mencatat birdie di hole 2, 5, 7, 10, 11, 14, 16, dan 17 — delapan birdie beruntun di paruh kedua membuat namanya melesat ke papan atas klasemen.

Peluang Sejarah yang Sirna di Hole Terakhir

Hole ke-18 Royal Birkdale menjadi penentu. Herbert membutuhkan birdie untuk mencetak 61, namun pukulan approach-nya meleset dan ia gagal menyelamatkan par.

"Saya tahu peluang ada di tangan saya saat memasuki hole terakhir," kata Herbert. "Pukulan approach yang kurang sempurna membuat saya harus berjuang untuk par, dan sayangnya saya gagal."

Apa Artinya bagi Klasemen The Open

Putaran 62 membawa Herbert melesat ke papan atas klasemen sementara. Ia menjadi ancaman serius bagi para pemimpin di akhir pekan, dengan modal kepercayaan diri yang melambung tinggi.

The Open 2025 masih menyisakan dua putaran. Jika Herbert mampu mempertahankan performa seperti di putaran kedua, bukan tidak mungkin ia menjadi pegolf Australia pertama yang memenangkan ajang ini sejak Greg Norman di Royal St George's pada 1993.

Follow www.jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks