Pencarian

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Tenis Meja Jadi Lifestyle Baru, Targetkan Prestasi di PON 2028 NTB

Senin, 03 Agustus 2026 • 13:57:01 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Tenis Meja Jadi Lifestyle Baru, Targetkan Prestasi di PON 2028 NTB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan arahan saat pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jateng periode 2026-2030 di Wisma Perdamaian, Semarang.

SEMARANG — Ahmad Luthfi menegaskan bahwa olahraga kini telah menjadi kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Menurutnya, pengurus baru PTMSI Jateng tidak boleh berjalan di tempat dan harus menghadirkan kegiatan yang masif di 35 kabupaten/kota.

"Pengurus yang baru harus punya terobosan kreatif. Olahraga sekarang menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Wujudkan tenis meja jadi lifestyle dengan banyak kegiatan. Kalau perlu ada event rutin, libatkan juga bupati dan walikota," kata Luthfi saat memberikan arahan dalam acara Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah periode 2026-2030 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, baru-baru ini.

Jejak Prestasi yang Ingin Dihidupkan Kembali

Harapan Gubernur tersebut bukan tanpa dasar. Jawa Tengah memiliki catatan emas di cabang olahraga ini, terutama melalui atlet Yon Mardiyono yang merebut medali emas tunggal putra pada PON ke-16 tahun 2004. Dua tahun berselang, Yon kembali menyumbang perak ganda putra pada SEA Games 2005 dan perunggu beregu putra pada 2007.

Pada PON ke-17 tahun 2008, kontingen Jateng juga mempersembahkan perak beregu putra, perunggu beregu putri, serta perunggu ganda putra. Capaian tersebut membuktikan bahwa pembinaan atlet di daerah ini pernah berjalan sangat baik.

Potensi Muda dan Basis Komunitas yang Masih Hidup

Di tengah upaya kebangkitan, muncul nama Citra Rasmi yang sukses mempersembahkan tiga medali emas untuk Jateng pada Popnas ke-17 tahun 2025. Atlet muda ini berjaya di nomor tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.

Basis komunitas tenis meja juga dinilai masih kuat. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta Kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025 yang diikuti 362 atlet dari berbagai klub. Angka ini menjadi modal berharga untuk membangun ekosistem kompetisi yang lebih sehat.

Target di PON 2028 dan Tata Kelola Organisasi

Ketua Umum Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah, Lukas Arry Dwiko Utomo, menegaskan komitmennya untuk membenahi organisasi dari dalam. Ia menyebut penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel menjadi langkah awal sebelum mengejar target besar.

"Kami optimistis dan bertekad meraih prestasi tenis meja Jawa Tengah. Salah satunya dimulai dari penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Target kami pada PON 2028 di NTB, tenis meja bisa menyumbangkan prestasi," ujarnya.

Ahmad Luthfi pun meminta seluruh pengurus di tingkat kabupaten/kota untuk bersatu. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberikan tali asih bagi atlet yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

"Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/kota harus bersatu untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat," tegas Luthfi.

Follow www.jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mondes.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks