SURAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menghadirkan kembali KA Banyubiru untuk melayani perjalanan relasi Solo Balapan–Semarang Tawang pp sepanjang Agustus 2026. Kereta lokal ini menjadi pilihan mobilitas warga yang ingin menghindari kepadatan kendaraan pribadi di jalur pantura maupun jalan tol Trans Jawa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi KAI, KA Banyubiru beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan. Tarif yang ditawarkan terbilang ekonomis, yakni mulai dari Rp 15.000 untuk kelas ekonomi.
Jadwal Keberangkatan KA Banyubiru dari Solo ke Semarang
Bagi calon penumpang yang berangkat dari Stasiun Solo Balapan menuju Semarang Tawang, perjalanan dimulai pada pagi hari. Rangkaian kereta dijadwalkan berangkat pukul 06.30 WIB dan tiba di Semarang Tawang sekitar pukul 08.30 WIB.
Perjalanan menempuh waktu kurang lebih dua jam dengan melewati sejumlah stasiun pemberhentian di antaranya Purwosari, Delanggu, Klaten, Brambanan, Maguwo, Lempuyangan, Patukan, Wates, Kedundang, Sentolo, Rewulu, Jenar, Wojo, dan Brambanan. Sementara itu, jadwal keberangkatan kedua dari Solo Balapan dijadwalkan pada pukul 14.10 WIB.
Jadwal Perjalanan Pulang dari Semarang ke Solo
Untuk perjalanan sebaliknya, KA Banyubiru berangkat dari Stasiun Semarang Tawang menuju Solo Balapan pada pukul 09.30 WIB. Penumpang yang memilih perjalanan sore hari dapat menggunakan jadwal keberangkatan pukul 16.50 WIB dari Semarang Tawang.
Rute ini melayani pemberhentian di Stasiun Alastua, Brumbung, Gubug, Tanggung, Kedungjati, Bawen, Ambarawa, dan Banyubiru sebelum akhirnya tiba di Stasiun Solo Balapan.
Tarif Tiket dan Cara Pemesanan
Harga tiket KA Banyubiru untuk kelas ekonomi dibanderol mulai Rp 15.000. Tarif ini menjadikannya salah satu moda transportasi paling terjangkau untuk menghubungkan dua kota besar di Jawa Tengah.
Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, ataupun kanal penjualan resmi lainnya. Calon penumpang disarankan melakukan reservasi lebih awal, terutama untuk perjalanan akhir pekan, mengingat okupansi kereta lokal kerap tinggi.
KA Banyubiru hadir sebagai bagian dari layanan kereta api lokal yang dioperasikan PT KAI Daop 6 Yogyakarta. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus mendorong perekonomian masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.