PATI — Ali Badrudin menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sarana evaluasi kinerja bersama. Pesan itu ia sampaikan langsung di hadapan jajaran Forkopimda saat mengikuti jalannya upacara di Alun-Alun Simpang Lima, Jumat pagi.
"Saya menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-703 bersama jajaran Forkopimda. Momentum ini harus kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat persatuan, dan semangat gotong royong dalam membangun Pati yang lebih baik," ujarnya.
Ziarah ke Makam Pendiri Pati
Usai upacara, rangkaian kegiatan berlanjut ke Kampung Kaborongan, Kelurahan Pati Lor. Ali Badrudin bersama rombongan melakukan ziarah ke Makam Adipati Tombronegoro, sosok yang dianggap sebagai pendahulu Kabupaten Pati.
"Kemudian dilanjutkan ziarah ke makam pendahulu Pati. Ini dimaksudkan agar kita semua ingat sejarah panjang akan perjuangan para pendahulu," tandasnya.
Integritas Kunci Kemajuan Daerah
Di tengah perayaan yang identik dengan kemeriahan, Ali Badrudin justru menyoroti aspek fundamental pemerintahan. Ia menilai pembangunan fisik tanpa dibarengi integritas aparatur tidak akan berjalan optimal.
Profesionalisme dalam pelayanan publik dan komitmen bersama menjadi syarat utama agar program-program yang telah direncanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Sinergi antar elemen, lanjutnya, menjadi modal dasar untuk mendorong percepatan pembangunan di Bumi Mina Tani.